mau BISNIS online gratis

Sunday, June 12, 2011

anda tau HATI??

Manusia diciptakan di bumi ini, begitu sempurna dibanding dengan makhluk lainnya. Lengkap, semua ada pada diri manusia. Dari indera, akal pikiran, hingga fisik yang sempurna, benar-benar diciptakan begitu simetrisnya oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Hati.. Apakah anda tahu itu?..
Hanya segumpal daging tapi mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi organ tubuh kita.
Tidak percaya?
Coba anda pikirkan kembali suatu kejadian yang menyangkut hati.

Misalnya:
Punya penyakit hati iri/dengki.
Pasti hati anda yang akan berbicara. Hati anda akan merasakan sesuatu yang tidak enak. Mungkin seperti pribadi anda akan menggunjing orang lain, menjelek-jelekkan orang lain karena anda merasa iri dengan orang tersebut.
Atau penyakit yang sudah populer yaitu patah hati. Ini benar-benar mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi kelangsungan hidup.hehe...
Tidak percaya?
Ada lho yang patah hati terus bunuh diri, apa itu tidak mengancam kelangsungan hidup?? :)

Itulah segelintir, cerita tentang besarnya pengaruh benda yang disebut hati.
bagi umat muslim sudah dijelaskan. Bahwa jika hatinya baik maka seluruh tubuhnya pun akan menjadi baik pula dan begitu sebaliknya.

Maka jagalah hati anda, dan rawatlah hati anda ..!!

Read More..

Gosong Sula Semakin Terancam Punah


Burung gosong sula (Megapodius bernsteinii) tahun ini mengalami peningkatan status dari Mendekati Terancam Punah (Near Threatened/NT) ke Rentan (Vulnerable). Demikian publikasi Burung Indonesia, LSM yang bergerak di bidang konservasi burung.

Dengan peningkatan status Gosong Sula, maka pada tahun 2011 ada 123 jenis burung yang masuk kategori terancam punah, meningkat dari 122 jenis pada tahun lalu. Rinciannya meliputi 18 jenis masuk dalam kategori Kritis (Critically Endangered/CR), 31 jenis masuk dalam kategori Rentan (Endangered), dan 74 jenis masuk dalam kategori Rentan. Seluruhnya masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Peningkatan status Gosong Sula diakibatkan oleh populasinya yang semakin berkurang. Berdasarkan publikasi Burung Indonesia, hal itu dipicu oleh kerusakan habitat alami burung yang masuk famili Megapodiidae ini.

"Gosong sula merupakan burung yang hanya dapat ditemui di Kepulauan Banggai dan Sula, kawasan Wallacea," kata Dwi Mulyawati, Bird Conservation Officer Burung Indonesia. Di Taliabu Kepulauan Sula, hutan yang ada terus dikonversi menjadi lahan pertanian dan masyarakat setempat juga menjadikan telur dan daging gosong sula sebagai primadona bahan makanan. Akibatnya, penambahan populasi Gosong Sula pun sulit.

Dwi mengungkapkan bahwa kini jumlah Gosong Sula di alam tinggal diperkirakan tinggal 1.000 ekor. Upaya perlindungan Gosong Sula perlu dilakukan dengan memprioritaskan pada Daerah Penting bagi Burung. Namun, Dwi mengungkapkan, "Saat ini, tantangan yang dihadapi adalah tidak semua DPB berada di kawasan konservasi dan sebagian lagi tersebar di wilayah hutan alam produksi."

Gosong Sula merupakan satu di antara 1594 jenis burung yang ditemukan di Indonesia dan hampir 10.000 jenis yang ada di dunia. Burung ini merupakan penghuni habitat hutan dataran rendah dan kawasan pantai. Biasanya ia berpasangan atau bila dalam kelompok jumlahnya mencapai lima ekor. Burung berwarna coklat tua ini memanfaatkan panas bumi saat mengerami telurnya.
Read More..

Alat Penyusut Benda Buatan China


Tim ilmuwan yang dipimpin Wei Xiang Jiang dan Tie Jun Cui dari Southeast University, Nanjing, China, baru-baru ini memublikasikan alat yang bisa menyusutkan benda padat hasil studi mereka. Inovasi tersebut diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal ilmiah Applied Physics Letters.

Namun, bukan menyusutkan secara fisik. "Alat ini dapat menyusutkan benda secara virtual," kata Cui. Perangkat yang bekerja pada frekuensi gelombang mikro ini dapat mengelabui radar maupun alat pendeteksi elektromagnetik lainnya sehingga menjadikannya berpotensi untuk diaplikasikan oleh pihak militer.

Para ilmuwan membuat alat penyusut menggunakan metamaterial yang juga digunakan dalam pengembangan jubah tembus pandang. Pada alat ini, metamaterial digunakan untuk membuat delapan cincin konsentris masing-masing setinggi 12 milimeter. Kemudian mereka meletakkan sebuah benda, misalnya sendok, di tengah cincin tersebut.

Saat gelombang cahaya menyebar melalui alat penyusut, gelombang depan melengkung dan panjang gelombangnya dikompresi. Ketika cahaya mencapai bagian tengah lingkaran, panjang gelombang terdekompresi sehingga bagi orang yang melihat dari sisi luar alat penyusut, cahaya yang termanipulasi menciptakan ilusi benda dengan bentuk yang sama dengan benda sesungguhnya, hanya saja berukuran lebih kecil.

"Alat ini dirancang menggunakan transformasi optik yang membuat benda di ruang nyata dan ruang maya tampak sama," jelas Cui. Pada alat rancangan mereka, benda nyata adalah benda yang berukuran besar sedangkan benda virtual berukuran lebih kecil.

Para ilmuwan itu juga menjelaskan, karena proporsi beberapa benda bergantung pada ukurannya, maka alat penyusut buatan mereka ini dapat menampilkan benda virtual berukuran kecil yang dalam kenyataannya tidak ada.

Selain itu, metode yang digunakan untuk mengembangkan alat penyusut ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut untuk merancang dan mewujudkan perangkat ilusi lainnya yang dapat dapat mengubah beberapa parameter lain dari sebuah benda. (National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)

http://sains.kompas.com/read/2011/06/12/19461829/Alat.Penyusut.Benda.Buatan.China
Read More..

Nulisbuku.com, Tahu Betul Kebutuhan Penulis


Sebagai penulis, melihat nama diri sendiri tertulis di sebuah buku adalah kebahagiaan tersendiri. Namun, tak semua penulis bisa menerbitkan bukunya. Sistem penerbitan konvensional yang memiliki target penjualan tinggi membuat para penulis pemula sulit bersaing dengan para penulis best seller yang telah terjamin pangsa pasarnya. Mereka sulit menembus penerbit mainstream dan akhirnya mengubur impian menerbitkan buku. Kini, dunia penerbitan sudah berevolusi. Anda tak hanya bisa menjadi penulis namun juga dapat menerbitkan sendiri buku anda, gratis!

Nulisbuku.com adalah layanan selfpublishing berbasis Print On Demand yang memungkinkan semua penulis bisa mempublikasikan karyanya, dalam genre apapun. Website ini dipublikasikan sejak Oktober 2010 dengan menggelar event bertajuk "99 Writers in 9 Days".

"Dalam waktu sembilan hari kami berhasil mengumpulkan 110 penulis dengan 110 bukunya," ujar Briliant Yotenega, salah satu founder Nulisbuku.com saat menjadi pembicara pada "StartUpLokal Meetup v.14 dengan tema "Running a Succesful Community”yang merupakan rangkaian acara ICC 2011 di Assembly Hall 1, JCC, Jakarta, Sabtu (11/6/2011).

Saat itu, kenang Ega, panggilan akrabnya, 99 penulis yang terpilih, me-launching bukunya secara bersamaan di Istora Senayan, menandai berdirinya Nulisbuku.com sebagai layanan selfpublishing. Sejak saat itu pengunjung Nulisbuku.com melonjak hingga 300 persen dan hingga Juni 2011, anggota yang terdaftar sebanyak 6.000-an orang. Meski baru 8 bulan berdiri, Nulisbuku.com telah mempublikasikan 400 judul buku dari berbagai genre dengan total buku terjual lebih dari 9000 eksemplar. "Perbulannya sekitar 1000 sampai 1500 buku yang terjual," tambah Ega.

Kesuksesan Nulisbuku.com tak lepas dari kerja tim yang solid dari empat orang pendirinya, yakni Briliant Yotenega, Aulia Halimatussadiah, Oka Pratama, dan Angelina Anthony. Keempat orang ini menamakan diri mereka "the Dream Team" dengan target utama membuat semua orang mau terus menulis dan mempublikasikan karyanya ke dalam sebuah buku. "Walaupun e-book mulai booming, saya rasa buku tetap punya history-nya sendiri bagi sang penulis. Sedangkan untuk pembaca, buku bisa dibaca dimana saja, tanpa membutuhkan baterai seperti kalau baca e-book di laptop atau handphone," jelas Ega.

Menguatkan komnunitas

Tak cukup hanya membantu penulis menerbitkan bukunya secara selfpublishing, Nulisbuku.com juga selalu berusaha menjaga komunikasi dengan semua anggotanya dan membentuk komunitas penulis. Media sosial seperti Facebook dan Twitter selalu di-update oleh admin dengan informasi-informasi seputar dunia penulisan seperti event-event gathering, lomba-lomba, tips menulis, sampai sekadar memantau kehidupan pribadi anggota yang mungkin membutuhkan dukungan.

Selain bertemu komunitasnya di media sosial, Nulisbuku.com juga mengadakan pertemuan (kopdar) setiap satu bulan sekali yang dimulai sejak Januari 2011. Pertemuan ini dinamakan Nulis Buku Club (NBC). Event NBC pertama kali digelar tanggal 31 Januari 2011 di Anomali Coffee. NBC kedua, ketiga, dan keempat diadakan di Pisa Kafe Mahakam, sedangkan NBC 5 yang baru saja digelar minggu lalu, di Emax Plaza Semanggi, Jakarta. Dalam setiap kegiatan NBC, Nulisbuku.com menghadirkan para penulis tamu yang akan berbagi proses kreatifnya. Selain itu, anggota yang baru menerbitkan bukunya juga bisa ikut mempromosikan buku terbarunya di acara seperti ini.

NBC tak hanya dinikmati oleh anggota Nulisbuku.com di Jakarta. Kota-kota lainnya tak mau kalah seru. Anggota Nulisbuku.com di daerah, berinisiatif menggelar sendiri event serupa. "Biasanya tetap kami pantau dari Jakarta, mulai dari nama koordinatornya, sejauh mana persiapannya, sampai live tweet saat acara berlangsung," ungkap Ega. Hingga kini, NBC telah digelar di Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Balikpapan, dan Palembang. Kota selanjutnya yang sedang merencanakan akan menggelar NBC adalah Bogor, Bekasi, Malang, Semarang, Samarinda, dan Makassar.

Tak cukup dengan gathering, Nulisbuku.com juga telah dua kali mengadakan lomba penulisan. Lomba pertama adalah #happywriting yang bertemakan kisah cinta di dunia maya yang happy ending (e-love story). Acara yang disponsori oleh Acer ini memberikan hadiah laptop kepada sang pemenang. Lomba kedua adalah #icare dengan bertemakan kepedulian terhadap kehidupan sesama. Pemenang lomba penulisan ini mendapatkan hadiah iPad 3G 32 GB dari sponsor Kimia Farma.

Nulisbuku.com yang memenangkan SparxUp Award 2010 kategori Best e-commerce ini juga rutin membuat proyek-proyek menulis bagi anggotanya untuk memberikan stimulus menulis. Nulisbuku.com akan melepmpar satu tema atau memberikan pilihan tema yang bisa dipilih anggotanya melalui Twitter. Setelah tema disepakati, admin akan melempar kembali kepada anggota untuk memberikan kesempatan bagi yang bersedia menjadi koordinator. Tugasnya mengumpulkan karya, membaginya ke dalam beberapa buku, mengedit, mencari atau membuatkan cover, lalu mengurusi penerbitannya. Proyek seperti ini ternyata laris manis. Tercatat lebih dari 10 proyek dengan tema berbeda berhasil digelar dengan menghasilkan minimal 12 judul buku dari setiap proyek.

Setelah proyek 99 writers, proyek yang paling berkesan adalah proyek #writers4Indonesia di mana para penulis bergabung untuk menulis kumpulan cerpen."Royaltinya seratus persen disumbangkan untuk korban bencana gempa di Jogja dan Padang," kenang Ega. Saat itu, 12 judul buku dari 200-an penulis berhasil diluncurkan.

Semua yang dibagi Ega dalam #StartUpLokal Meetup v.14 inilah yang membuat anggota Nulisbuku.com terus bertambah setiap bulannya. Nulisbuku.com tahu betul kebutuhan penulis dan mau tumbuh dengan komunitas yang saling mengenal, saling berbagi, dan saling mendukung sehingga anggota yang telah bergabung terkadang mengajak teman-temannya untuk mendaftar dan menulis bersama.

http://tekno.kompas.com/read/2011/06/12/15571685/Nulisbuku.com.Tahu.Betul.Kebutuhan.Penulis
Read More..

pay to click